Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
41110083, DYAH WULANINGSIH RETNO EDI
Subject
RC Internal medicine
Datestamp
2020-07-23 03:25:37
Abstract :
Latar Belakang: Sindroma Terowongan Karpal (STK) merupakan neuropati jebakan yang paling sering dijumpai. Terdapat berbagai faktor risiko yang berpotensi meningkatkan terjadinya STK, contohnya diabetes melitus. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa STK banyak terkait dengan diabetes melitus namun hasilnya masih kontroversial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara diabetes melitus terhadap kejadian sindroma terowongan karpal di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Metode: Studi potong lintang menggunakan data rekam medis pasien saraf Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Data yang diperoleh kemudian diuji dengan analisis univariat yang kemudian dilanjutkan dengan analisis bivariat dan multivariat dengan uji regresi logistik.
Hasil: Data diperoleh dari 222 pasien (134 perempuan dan 88 laki-laki). Terdapat 17 (17,9%) pasien memiliki riwayat diabetes diantara 95 pasien STK dan 31 (24,4%) pasien dengan riwayat diabetes diantara 127 pasien non STK. Didapatkan hasil bahwa diabetes melitus tidak memiliki hubungan terhadap kejadian STK (OR : 0,68, 95%CI : 0,35 ? 1,31, p = 0,243), namun pekerjaan sebagai ibu rumah tangga merupakan faktor risiko independen dari STK (OR : 3,34, 95%CI : 1,36 ? 8,24, p = 0,009). Simpulan: Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga meningkatkan kejadian STK sebesar 3,3 kali lipat dibanding pekerjaan lain. Diabetes melitus tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kejadian STK di RS Bethesda Yogyakarta.