Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
61110024, KATARINA SOLOT PAYON BON YUNIOR
Subject
NA Architecture
Datestamp
2020-09-14 05:33:47
Abstract :
LATAR BELAKANG: Tenun merupakan salah satu jenis kerajinan khas daerah yang dimiliki oleh hampir seluruh daerah yang terdapat di Negara Republik Indonesia. Masing-masing daerah memiliki motif dan corak yang mengangkat ciri khas dan filosofi yang terdapat pada daerah tersebut. Kabupaten Sumba Timur memiliki ciri khas tenun yang berbeda dengan daerah lainnya karena pembuatannya yang menggunakan teknik ikat, sehingga sering disebut kain tenun ikat sumba. Pembuatan kain tenun Sumba Timur secara alami membutuhkan keterampilan dalam berimajinasi dan kesabaran karena lamanya pengerjaan yang memakan waktu 2-4 bulan dalam waktu pengerjaan 4 jam/hari. Pembuatan kain tenun secara tradisional tidak menjadi minat generasi muda karena kurangnya orientasi tentang pembuatan tenun dan fasilitas yang mendukung
untuk melestarikan budaya tenun ikat secara tradisional. TUJUAN: Merancang sanggar dan galeri tenun sebagai tempat untuk generasi muda belajar menenun dan menjadi salah satu objek wisata di kota Waingapu. POTENSI: Kain tenun sumba yang diolah secara tradisional dapat menghasilkan kualitas kain tenun yang bernilai jual tinggi dan juga pernah dijadikan busana rancangan yang kemudian dipamerkan ke luar negeri. Sanggar dan Galeri tenun dapat
menjadi pusat kerajinan yang juga termasuk dalam salah satu strategi Pemerintah dalam pengembangan kawasan pariwisata. Selain itu juga dapat memberikan pendidikan secara non formal kepada generasi muda agar dapat melestarikan warisan budaya.