Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
21051120, WILFRIDUS GALIH PRAKOSA
Subject
N Visual arts (General) For photography, see TR
Datestamp
2021-02-16 03:20:48
Abstract :
Bioskop Lama Indra di Malioboro merupakan bagian dari Kawasan Malioboro yang merupakan daerah wisata belanja dan juga bagian
dari keberagaman budaya di Yogyakarta. Ada beberapa issue yang terjadi di sekitar kawasan yaitu : merupakan area yang padat dan ramai, Permasalah lalulintas kendaraan, permasalahan lalu lintas kendaraan dengan pejalan kaki, pedestrian untuk pejalan kaki dengan pedagang kaki lima serta kurangnya open space dan vegetasi sebagai paru-paru kota. Ada pun issue-issue mengenai gedung bioskop lama dengan kawasan yaitu : bangunan asli kurang menarik terkait dengan citra kawasan sebagai daerah wisata, bahkan banyak orang tidak sadar bahwa di Malioboro memiliki gedung bioskop. Sedangkan issue yang muncul bila gedung bioskop lama di kawasan Malioboro diredesain yaitu : gedung bioskop
merupakan bangunan publik yang mampu menjadi penarik keramaian. Sehingga memungkinkan peningkatan pengunjung ke kawasan Malioboro, maka perlu adanya usaha dalam mengendalikan keramaian pada pintu masuk dan keluar site dan penataan tempat parkir beserta kapasitasnya. Tujuan dari meredesain bioskop Indra di Kawasan Malioboro dengan menambah kapasitas studio, tempat parkir dan beserta fasilitas-fasilitas pendukungnya adalah untuk menghidupkan kembali fungsi bioskop Indra sebagai bangunan publik dan sarana hiburan di kawasan Malioboro sekaligus memberikan fungsi tambahan sebagai tempat untuk mendukung kegiatan seni dan budaya lewat film. Dimana sasaran terutama dari gedung bioskop ini adalah pelajar dan mahasiswa komunitas pencinta film dan para film maker. Masyarakat umum merupakan
sasaran kedua dari gedung bioskop ini.