DETAIL DOCUMENT
PENGARUH RISIKO KEBANGKRUTAN DAN PROPORSI HUTANG TERHADAP FENOMENA UNDERPRICING PADA IPO DI INDONESIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
11084629, ANDREAS ARIF KRISTANTO
Subject
HC Economic History and Conditions 
Datestamp
2020-09-16 04:54:53 
Abstract :
Semakin banyak perusahaan menghimpun dana dalam rangka pendanaan perusaan melalui pasar modal. Pada saat perusahaan melakukan penawaran umum perdana cenderung terjadi fenomena underpricing. Faktor fundamental atau kondisi perusahaan merupakan salah satu faktor yang diduga menyebabkan fenomena underpricing. Perusahaan berfundamental baik yang baik adalah perusahaan yang sehat jauh dari kondisi kebangkrutan dan tidak memiliki proposi hutang yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh risiko kebangkrutan yang diproksikan melalui z-score dan proporsi hutang yang diproksikan melalui debt to total asset terhadap underpricing yang diukur melalui initial return. Alat analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa tidak menjamin semakin tinggi z-score yang mengidikasikan perusahaan semakin sehat atau jauh dari resiko kebangkrutan, akan menerapkan underpricing yang tinggi. Debt to total asset berpengaruh negatif terhadap fenomena underpricing, hasil tersebut konsisten dengan teori signaling equilibrium phenomenom dimana perusahaan yang cenderung tidak beresiko diukur dari proporsi hutang yang relatif rendah dapat memberikan signal kondisi perusahaannya yang sehat atau baik dengan melakukan penetapan IPO yang underpricing. 
Institution Info

Universitas Kristen Duta Wacana