DETAIL DOCUMENT
POTENSI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix DC) SEBAGAI PENOLAK NYAMUK Aedes aegypti
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
31081139, FELICIANY EVA NATALIA
Subject
QH301 Biology 
Datestamp
2020-12-07 02:00:49 
Abstract :
Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama penyakit demam berdarah (Dengue Hemorrhagic Fever). Penggunaan repelan (penolak nyamuk) merupakan salah satu upaya pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti dengan bentuk perlindungan diri. Repelan yang sering digunakan sekarang ini merupakan repelan sintetis yang biasanya mengandung DEET (N.Ndiethyl-3- methylbenzamide) yang dalam penggunaanya dapat menimbulkan reaksi hipersensitisasi dan iritasi. Untuk itu, diperlukan repelan alternatif yang berasal dari bahan alam yang cenderung lebih aman untuk menggantikan DEET. Daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya repelan. Daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) dapat menghasilkan minyak atsiri yang biasa disebut kaffir lime oil. Kandungan kaffir lime oil yang berupa sitronelal, linalool, dan sitronelol dapat digunakan sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi minyak atsiri daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) sebagai repelan dan konsentrasi efektif yang dapat digunakan sebagai repelan. Pengujian repelan dilakukan pada manusia menggunakan tangan yang dimasukkan ke dalam sangkar nyamuk yang berisi 25 ekor nyamuk Aedes aegypti betina bebas virus yang telah dipuasakan. Variasi konsentrasi yang diujikan yaitu 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data hasil daya proteksi dianalisis dengan uji One Way ANOVA, apabila ada beda nyata dilanjutkan dengan Duncan test untuk melihat pengaruh berbagai perlakuan konsentrasi terhadap daya proteksi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa minyak atsiri memiliki potensi sebagai repelan dilihat dari perbedaan hasil daya proteksi yang sangat jauh antara perlakuan kontrol dengan perlakuan berbagai konsentrasi minyak atsiri daun jeruk purut (Citrus hystrix DC). Analisis data ANOVA menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada perbedaan konsentrasi. Konsentrasi efektif yang diperoleh adalah konsentrasi 10% yang memberikan daya proteksi tertinggi sebesar 97,23% selama 4 jam. 
Institution Info

Universitas Kristen Duta Wacana