DETAIL DOCUMENT
PERBANDINGAN STATUS FUNGSIONAL PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH AKUT NON-SPESIFIK YANG DIBERIKAN KOMBINASI IBUPROFEN DAN EPERISONE DENGAN IBUPROFEN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
41160059, Raven Chrissando Pratista Maubanu
Subject
RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry 
Datestamp
2021-06-08 01:55:39 
Abstract :
Pendahuluan: Nyeri punggung bawah merupakan nyeri yang terjadi pada punggung bawah dan merupakan masalah kesehatan utama. Untuk mengurangi rasa nyeri, terdapat beberapa jenis obat yang dapat digunakan, antara lain golongan NSAID/OAINS, opioid, analgesik non-opioid, antidepresan. Penelitian menunjukkan OAINS tidak cukup memadai, sehingga perlu tambahan pelemas otot. Tujuan: Mengukur perbandingan status fungsional pasien yang diberikan terapi antara kombinasi Ibuprofen dan Eperisone hydrochloride dengan terapi Ibuprofen. Metode: Metode yang digunakan adalah Randomized Controlled Trial (RCT). Sampel yang diambil menggunakan purposive sampling dengan total sampel sebanyak 100 subjek. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok 1 sebagai kelompok eksperimen yang diberikan terapi kombinasi Ibuprofen dan Eperisone hydrochloride dan kelompok 2 sebagai kelompok pembanding yang diberikan terapi Ibuprofen. Terapi dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali dengan rentang waktu 2 minggu antara setiap kunjungan. Hasil: Status fungsional diukur dengan Finger-to-Floor Distance Test dan dilakukan analisis uji Chi-square. Subjek terdiri dari 39 laki-laki dan 61 perempuan. Pada karakteristik dasar, tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Status fungsional pada subjek semakin membaik apabila intensitas nyeri semakin berkurang. Hasil pada Finger-to-Floor Distance Test (FFD) menunjukkan adanya perbaikan status fungsional pada tiap kelompok pada kunjungan kedua. Pada kunjungan kedua tersebut, kelompok 1 terdapat 30 subjek (62,5%) yang memiliki jarak < 10 cm dan pada kelompok 2 terdapat 24 subjek (55,8%) yang memiliki jarak < 10 cm. Simpulan: Status fungsional pasien nyeri punggung bawah akut non-spesifik yang diberikan pengobatan terapi kombinasi Ibuprofen dan Eperisone hydrochloride lebih baik daripada pengobatan Ibuprofen 
Institution Info

Universitas Kristen Duta Wacana