Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
52090038, DYAHNI ARDRAWERSTHI
Subject
BL Religion
Datestamp
2021-04-13 07:44:34
Abstract :
Usia remaja merupakan usia yang rentan dalam masa pencarian identitas diri seseorang, sehingga remaja sangat memerlukan pendampingan dari orang dewasa. Hadir sebagai orang dewasa yang dapat diterima oleh remaja bukanlah hal yang mudah. Dalam tesis ini, penulis mengambil profil Youth Empowerment Station (YES) yang sejak tahun 2000 telah melayani dan menjadi sahabat bagi remaja. Di dalam pelayanannya, salah satu pergumulan YES adalah kala YES menjumpai hilangnya damai di dalam diri remaja. Damai adalah suatu kondisi yang menjadi impian semua orang, tetapi kenyataannya damai itu telah terkikis oleh maraknya kekerasan yang mewarnai kehidupan. YES telah mampu menjadi sahabat dan diterima oleh remaja, tetapi program pelayanan YES bukanlah program yang spesifik bertujuan menanggulangi kekerasan yang terjadi di dalam diri remaja, sehingga masih ada fenomena kekerasan di dalam diri anak binaan YES yang perlu ditanggulangi.
Keprihatinan akan hilangnya damai di dalam diri remaja dan kekerasan yang terus mewarnai kehidupan remaja, mendorong penulis untuk menghadirkan suatu model pelayanan perdamaian bagi remaja. Model pelayanan perdamaian ini merupakan hasil dari kolaborasikan dari pelayanan YES yang memegang nilai
unconditional love dengan teori perangkulan Volf.