DETAIL DOCUMENT
SIAPA SAJA BOLEH JADI PEMIMPIN DI BUMI INDONESIA: RELEVANSI PEMIKIRAN QURAISH SHIHAB TENTANG KEPEMIMPINAN ISLAMI DENGAN KEMAJEMUKAN DI INDONESIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
01130057, AMRI
Subject
BL Religion 
Datestamp
2020-11-23 02:30:33 
Abstract :
Kepemimpinan merupakan ujung tombak dalam kegiatan manajemen organisasi yang sangat strategis keberadaan dan fungsinya. Mencakup urusan kemanusiaan yang harus terpenuhi dan terjaga. Tidak jarang setiap elemen atau organisasi masyarakat pun memiliki wacana kepemimpinan dengan berangkat segi agama, khususnya dalam Islam, baik yang menghargai maupun mengabaikan kemajemukan. Menghargai kemajemukan berarti tidak lagi membatasi diri pada persoalan Identitas. Sebaliknya, mengabaikan kemajemukan berarti mengutamakan identitas, sehingga tidak ada peluang bagi siapa pun yang berbeda dengan dirinya. Menjadi menarik untuk memperhatikan pemikiran Quraish Shihab tentang kepemimpinan yang sangatlah Islami tanpa mengabaikan konteks keberadaan hidup saat ini. Mengutamakan nilai-nilai Keislaman yang dapat di hidup oleh setiap manusia dengan berangkat dari ketakwaan kepada Allah tanpa terhalang oleh kemasannya. Pemikiran tersebut dapat memberikan sesuatu yang ?segar? bagi setiap manusia, khususnya umat Kristen dalam merefleksikan dan mengembangkan dirinya untuk menjadi pemimpin yang Islami dalam memajukan bumi Indonesia. 
Institution Info

Universitas Kristen Duta Wacana