Abstract :
Dengan julukan flagship killer, Oneplus menarik perhatian pasarnya dengan
harga yang murah namun dibekali spesifikasi yang canggih. Namun beberapa anggapan
negatif sebelumnya dari masyarakat mengenai produk China menjadi salah
satu permasalahan terberat yang juga sekaligus melatarbelakangi tutupnya perusahaan
Oneplus di Indonesia. Padahal jika dilihat pada kualitas produk dan harga
yang ditawarkan, Oneplus merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya. Oleh karena
itu, penelitian ini membahas mengenai pengaruh country image dan country of
origin terhadap product image dan perceived risk serta implikasinya terhadap consumer
purchase intention yang ditelaah pada konsumen Oneplus di Indonesia.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 7 Hipotesis yang akan diuji
menggunakan Structural Equation Model, dimana ukuran sample dalam penelitian
ini adalah 150 responden.
Hasil analisis pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan
negatif antara Product image dan perceived risk, perceived risk dan consumer purchase
intention, country of origin dan perceived risk, country image dan perceived
risk serta adanya pengaruh positif antara country of origin dan product image serta
product image dan consumer purchase intention. Dari hasil penelitian yang ada,
penelitian ini menyarankan perusahaan untuk lebih fokus pada variabel yang signifikan
seperti country of origin dan product image karena ternyata menjadi faktor
utama yang dapat mempengaruhi minat beli konsumen Oneplus. Penelitian ini diharapkan
dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman yang lebih tentang perusahaan
Oneplus