Abstract :
Sektor perbankan memegang peranan penting dalam peningkatan pertumbuhan
ekonomi nasional, karena memungkinkan masyarakat untuk melakukan investasi,
distribusi, serta konsumsi barang dan jasa. Salah satu tantangan dari industri
perbankan adalah mulai bangkitnya perusahaan teknologi keuangan (Fintech), dan
sulitnya mencari sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh dan adaptif. Selain
itu, data penelitian Gallup tahun 2016 juga menunjukkan tingkat engagement
karyawan di Indonesia yang memiliki nilai rendah, yaitu hanya sekitar 13%, di mana
87% lainnya merasa tidak engage dengan perusahaan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya pengaruh dari variabel job
satisfaction terhadap work engagement, affective commitment terhadap work
engagement, dan work engagement terhadap career commitment pada karyawan Bank
XYZ di DKI Jakarta.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik sampling nonprobability,
khususnya judgemental sampling. Pengumpulan data diperoleh dari
proses penyebaran kuesioner kepada 126 karyawan Bank XYZ yang berhasil
memenuhi kriteria yang ditentukan penulis sebelumnya. Data yang terkumpul
kemudian dianalisis dan diolah menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).
Hasil yang ditemukan melalui penelitian ini adalah adanya pengaruh positif dan
signifikan dari job satisfaction terhadap work engagement, pengaruh positif dan
signifikan dari affective commitment terhadap work engagement, dan pengaruh positif
dan signifikan dari work engagement terhadap career commitment di Bank XYZ yang
berpusat di DKI Jakarta.