Abstract :
Kemakmuran sebuah negara salah satunya dapat dilihat dari tingkat
perekonominannya. Perekonomian suatu negara yang baik kerap dikaitkan dengan
tersedianya kebutuhan infrastruktur yang memadai. Salah satunya dengan
tersedianya jalan tol yang mampu memudahkan masyarakat dalam beraktivitas. PT.
XYZ sebagai salah satu perusahaaan pengoperasional jalan tol harus bekerja
dengan baik untuk membantu pemerintah mencapai kemakmuran yang diidamkan.
Melalui karyawannya, PT. XYZ perlu menerapkan praktik-pratik kerja terbaik yang
salah satunya dapat dilakukan melalui penerapan knowledge sharing. Dimana
knowledge sharing membantu karyawan dalam proses competency development
dan mampu memunculkan affective commitment. Selain itu affective commitment
juga dapat dibentuk melalui competency development karyawan yang berjalan
dengan baik. Maka dari itu, penelitian ini akan membahas mengenai pengaruh
knowledge sharing dan competency development terhadap affective commitment.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh knowledge sharing dan
competency development terhadap affective commitment. Penelitian ini dilakukan
menggunakan teknik non-probability melalui judgemental sampling dengan
menyebarkan kuesioner kepada 144 responden PT. XYZ. Data yang diperoleh
diolah dengan analisis Structural Equation Model (SEM) menggunakan software
AMOS.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa knowledge sharing memiliki pengaruh
positif terhadap competency development dengan std. coef sebesar 0.462,
competency development memiliki pengaruh positif terhadap affective commitment
dengan std. coef sebesar 0.267 serta knowledge sharing memiliki pengaruh positif
terhadap affective commitment dengan std. coef sebesar 0.427.