Institusion
Universitas Multimedia Nusantara
Author
Sagita, Oriza Cintya
Subject
070 News, mass media, journalism, and publishing
Datestamp
2022-01-20 08:13:42
Abstract :
Framing adalah pendekatan untuk melihat bagaimana realitas itu dibentuk dan dikonstruksi oleh media. Konsep framing sering digunakan untuk menggambarkan proses seleksi dan penonjolan aspek tertentu dari realitas oleh media. Media massa memiliki peran strategis dalam mengkonstruksi realitas ke dalam
pemberitaan pemberitaannya. Bahkan, seringkali peran media tidak sekedar sebagai penyalur informasi atas peristiwa, media massa mempunyai kesempatan besar dalam
membangun opini publik yang mudah membentuk terjadinya perubahan atas suatu konstruksi realitas, khususnya dalam bidang politik. Seperti dalam skripsi ini, mengenai kampanye pemilihan presiden 2014, di mana surat kabar Media Indonesia dan Sindo mengkonstruksi berita dengan cara pandang yang berbeda dan cenderung memihak.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konstruksi kampanye pemilihan presiden tahun 2014 pada surat kabar Sindo dan Media Indonesia. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian ditemukan bahwa kedua media yang diteliti memiliki
perbedaan dalam mengkonstruksi peristiwa kampanye pemilihan presiden 2014. Pada surat kabar Media Indonesia menekankan isu penculikan aktivis 1998. Sedangkan
pada surat kabar Sindo, menekankan adanya kampanye hitam terhadap Prabowo.