Abstract :
Maraknya gaya hidup masyarakat untuk memperindah penampilan membuat
perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang kecantikan/kosmetik terus
bersaing secara kompetitif untuk memikat target sasarannya. Untuk itu, perusahaan
perlu membangun brand image yang kuat dengan menanamkan kekuatan,
kebaikan, dan keunikan dari sebuah merek. Salah satu upaya dalam membangun
brand image yaitu melalui kegiatan marketing communication yang mana
dimanfaatkan perusahaan sebagai sarana promosi dengan menyampaikan suatu
nilai atau pesan tertentu.
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari marketing
communication terhadap brand image Wardah. Konsep yang digunakan dalam
penelitian ini adalah komunikasi pemasaran, merek, dan citra merek. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Untuk
pengumpulan data, peneliti menggunakan metode survei kepada 400 responden
dengan teknik accidental sampling, yakni khalayak Wanita di Jakarta yang pernah
menggunakan merek Wardah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara
variabel marketing communication (X) terhadap variabel brand image (Y) sebesar
74,5%, sedangkan 25,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dimensi
public relations/publicity menjadi dimensi yang memberikan pengaruh paling besar
terhadap variabel brand image. Sedangkan, dimensi yang memberikan pengaruh
paling kecil terhadap variabel brand image adalah personal selling. Brand image
yang paling kuat tertanam dalam benak responden adalah Wardah terkenal sebagai
merek kecantikan/kosmetik yang halal dibandingkan merek lain.