Abstract :
Menyadari fenomena kesadaran dan keterarikan masyarakat, khususnya
kalangan wanita akan suatu hal yang berkaitan dengan kecantikan yang semakin
tinggi, membuat bisnis dalam industri kecantikan menjadi semakin berkembang
sehingga membuat persaingan menjadi semakin ketat. Puspita Martha
International Beauty School merupakan salah satu sekolah kecantikan yang
memanfaatkan situasi tersebut sebagai peluang untuk membentuk strategi
terencana dalam upaya memenangkan persaingan dan mempertahankan
eksistensinya dalam industri sekolah kecantikan.
Berasal dari induk perusahaan yang telah memiliki nama besar yaitu Martha
Tilaar Group, nyatanya tidak membuat Puspita Martha dikenal oleh seluruh
masyarakat. Hal inilah yang memicu Puspita Martha untuk melakukan Brand
Activation dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui berbagai
kegiatan menarik yang didukung dengan berbagai bauran Komunikasi Pemasaran
Terpadu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi brand
activation yang dilakukan Puspita Martha dalam meningkatkan awareness
masyarakat.
Penelitian ini menggunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif
menggunakan paradigma post-positivism. Metode penelitian yang digunakan
adalah dengan melakukan wawancara pada pihak-pihak terkait dan juga dari
referensi kepustakaan. Hasil penelitian ini akan menjelaskan mengenai proses dan
strategi Puspita Martha International Beauty School dalam mengaktivasikan brand
untuk meningkatkan brand awareness konsumen pada tingkatan top of mind.