Abstract :
Industri ritel mengalami peningkatan yang pesat dilihat dari menjamurnya
toko ritel modern seperti gerai Alfamart dan Indomaret. Kedua toko ritel tersebut
mempunyai lebih dari 10.000 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia dan dapat
dengan mudah ditemukan di sekitar masyarakat.DKI Jakarta merupakan provinsi
dengan gerai terbanyak yaitu sebesar 38,1%. Akibat pertumbuhan tersebut, peritel
membutuhkan usaha untuk mendapatkan hati konsumen agar berbelanja di toko
maupun situs ritel mereka. Salah satu strategi yang dilakukan peritel adalah
dengan iklan baik offline maupun online.Penelitian ini memiliki tujuan untuk
mengetahui apakah ada pengaruh antara advertsing dengan purchase intention
pada industri ritel dan seberapa besar pengaruhnya. Peneliti menggunakan konsep
advertising dari Moriarty,Mitchell,dan Wells dan purchase intention oleh Engel,
Kollat , dan Blackwell sebagai landasan teori. Penelitian dengan judul ?Dampak
Advertising terhadap Purchase Intention di Toko Ritel pada Generasi Z? ini
bersifat eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Peneliti melakukan survei
menggunakan kuisioner sebagai metode pengumpulan data dengan populasi yaitu
mahasiswa DKI Jakarta. Peneliti menggunakan teknik cluster random sampling
untuk menentukan sampel dan mendapatkan responden sebanyak 550 mahasiswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh antara advertising dan
purchase intention dengan nilai koefisien kolerasi sebesar 0,331. Variabel
advertising memberikan kontribusi sebesar 0,11 atau 11% kepada purchase
intention pada industri ritel.