Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah profesionalisme, pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman, etika profesi, dan independensi memiliki pengaruh terhadap pertimbangan tingkat materialitas, baik secara parsial maupun simultan. Dalam studi ini, penulis mengkaji pertimbangan tingkat materialitas yang dilakukan oleh auditor di Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berada di wilayah Jakarta dan Tangerang.
Objek penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta dan Tangerang dengan minimal pengalaman kerja 1 tahun. Metode pengumpulan data primer dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode convenience
sampling, dan total sampel yang digunakan sebanyak 122 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi berganda.
Implikasi dari penelitian ini adalah auditor harus terus mengembangkan pengetahuannya, terutama di dalam mendeteksi kekeliruan, dengan mengikuti training dan seminar, serta meningkatkan independensinya dengan cara menghindari klien yang memiliki hubungan kekerabatan. Hasil penelitian ini adalah secara simultan, variabel profesionalisme, pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman, etika profesi, dan independensi berpengaruh terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Secara parsial, hanya variabel pengetahuan mendeteksi kekeliruan dan independensi berpengaruh terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Sementara, variabel profesionalisme, pengalaman, dan etika profesi tidak berpengaruh terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Peneliti menyarankan bagi peneliti di masa mendatang untuk mengumpulkan lebih banyak data, memperluas ruang lingkup penelitian, menambahkan variabel lain yang mungkin berpengaruh terhadap pertimbangan tingkat materialitas, memperjelas pernyataan dalam kuesioner, serta mengubah kriteria responden.