Institusion
Universitas Multimedia Nusantara
Author
Sucipto, Gabriella
Subject
126 The self (personal identity, personality, personal branding)
Datestamp
2022-05-27 06:10:36
Abstract :
Data dari Kemenpora, banyaknya pemuda yang mempunyai keluhan
atas gangguan kesehatan yang mereka alami sebesar 11,90 persen, 12,53
persen penderita wanita dan 11,53 persen angka penderita laki ? laki.
Sebagai pendukung data tersebut, data dari badan pusat statistik
mengatakan bahwa penduduk Indonesia yang berumur diatas 10 tahun
keatas yang berolahraga hanya mencapai 27,61 persen, yang berarti
sepertiga dari total penduduk keseluruhan. Sedangkan sisanya, tidak
rutin berolahraga. Hal ini menjelaskan bahwa kesadaran dan partisipasi
dari masyarakat Indonesia masih rendah, mengingat pola hidup sehat
merupakan hal penunjang performa kesehatan jangka lama. Maka dari
itu, melihat gaya hidup yang belum sesuai, peluang bisnis di bidang
pusat kebugaran merupakan hal yang tepat. Salah satu yang mampu
mencuri perhatian publik adalah Celebrity Fitness (CF). Untuk
memperluas segmentasi pasar, maka dilakukannyalah merger dengan
dua kepemilikan merek ternama yang cukup terkenal yaitu Fitness First
dengan Celebrity Fitness, yang akhirnya berdiri pada satu buah
perusahaan yang dinamakan Evolution Wellness Holdings Pte. Ltd.
(Evolution Wellness). Mengingat bergabungnya kedua perusahaan
tersebut, dan berubahnya kepemilikan, maka dari itu dilakukanlah
rebranding pada Celebrity Fitness untuk bisa satu visi dan misi dengan
kepemilikan baru. Judul skripsi ini adalah ?Pengaruh Rebranding
terhadap Brand Image Celebrity Fitness pada pelanggan mahasiswa
(Survei pada Celebrity Fitness Puri Indah Mall)?. Tujuan mengadakan
penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh rebranding terhadap brand
image Celebrity Fitness pada pelanggan mahasiswa dan seberapa besar
pengaruhnya. Metodologi yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu
kuantitatif dengan metode eksplanatif. Instrumen dalam penelitian ini
adalah survei dan kuisioner. Dengan menggunaan teknik analisis data
yaitu, uji normalitas dan analisis regresi linear dikaitkan dengan teori
Stimulus-Organism-Response.