Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya bagi suatu brand untuk
membangun menjadi kuat melalui brand equity. Untuk mencapai tahapan brand
equity tersebut, berbagai strategi komunikasi pun dilakukan, contohnya penggunaan
media sosial yang saat ini sedang marak digunakan sebagai sebuah sarana untuk
menjalankan strategi komunikasi. Fenomena berubahnya perilaku konsumen yang
seringkali memanfaatkan sosial media untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai
sebuah produk, perusahaan, atau brand juga turut mendorong peneliti untuk
melakukan penelitian ini.
Teori atau model yang digunakan dalam penelitian ini adalah keterkaitan
antara teori Virtual Storytelling dan Brand Equity. Dalam teori Visual Storytelling
diungkapkan bahwa saat ini publik tidak suka dengan konten tekstual yang berat,
namun mereka lebih suka konten visual yang mengisahkan sebuah peristiwa atau
fenomena, seperti video di berbagai platform social media. Strategi pendekatan itu
memiliki tujuan untuk menghasilkan lebih banyak keterlibatan publik, percakapan,
dan sharing. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Pengumpulan data dilakukan dengan
menyebarkan kuesioner kepada 100 responden. Adapun, teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya
pengaruh strategi virtual storytelling webseries ?Move On Trip? terhadap brand
equity Samsung Galaxy J Pro sebesar 43,7% sedangkan 56,3% lainnya dipengaruhi
oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini.
Diharapkan penelitian ini dapat berguna serta bermanfaat bagi pembaca dan
dapat menjadi referensi bagi peneltian selanjutnya.