Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi, kompleksitas tugas, skeptisisme profesional, independensi dan akuntabilitas terhadap kualitas audit,
baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini penting karena investor membutuhkan laporan keuangan sebagai bahan pertimbagan, oleh karena itu
laporan keuangan harus di audit sesuai dengan SPAP agar terjamin kualitas auditnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik
(KAP). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi dari
penelitian ini adalah auditor yang bekerja di KAP. Sampel dari penelitian ini adalah
auditor yang bekerja di KAP di wilayah Jakarta dan Tangerang yang memiliki
minimal masa kerja satu tahun di bidang audit. Sebanyak 139 kuesioner
didistribusikan untuk penelitian ini, tetapi hanya 134 kuesioner yang kembali dan 133 kuesioner yang diolah dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah (1) kompetensi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit, (2) Kompleksitas tugas tidak memiliki pengaruh
yang signifikan terhadap kualitas audit, (3) Skeptisisme profesional tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit, (4) Independensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit, (5) Akuntabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit, (6) kompetensi, kompleksitas tugas, skeptisisme profesional, independensi dan akuntabilitas memiliki pengaruh terhadap kualitas audit secara simultan.