Abstract :
Peranan strategi komunikasi internal penting dalam membangun employee
engagement. Terutama ketika melihat perusahaan yang tidak terlepas dari
permasalahan internal yang dapat memengaruhi keterikatan karyawan terhadap
perusahaan tempatnya bekerja (employee engagement). Salah satu persoalan
employee engagement adalah turnover karyawan.
Dalam hal ini, salah satu unit baru Kompas Gramedia yakni PT Gramedia
Digital Nusantara mengalami turnover karyawan baru yang tinggi. Oleh karena itu,
proses komunikasi internal perlu dilakukan untuk membangun employee
engagement. Employee engagement yang baik tersebut dapat memengaruhi
performa karyawan dan perusahaan itu sendiri.
Fenomena tersebut diteliti menggunakan konsep komunikasi organisasi dan
corporate communication, komunikasi internal, tiga tataran engagement menurut
Kahn, dan model employee engagement oleh Bedarkar & Pandita. Jenis penelitian
kualitatif deskriptif, paradigma post-positivisme, dan analisis melalui studi kasus
digunakan dalam penelitian ini. Data untuk menunjang pembahasan penelitian
diperoleh dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi
dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi internal telah
membangun employee engagement di PT Gramedia Digital Nusantara.
Komunikasi tersebut diimplementasikan melalui program komunikasi internal
berupa komunitas (olahraga, seni, profesi), sharing knowledge, corporate outing,
birthday celebration, townhall, dan Fun Friday.