Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi Pos Indonesia sebagai pionir jasa pengiriman
yang sudah dapat dikategorikan produk mature kembali membenahi diri dalam
rangka mempertahankan eksistensi diantara para kompetitor. Dengan dukungan
teknologi internet, Pos Indonesia mulai bangkit dengan memperbaiki seluruh aspek
dalam perusahaannya, termasuk aspek komunikasi. Strategi tersebut diperkuat
dengan pengelolaan media sosial secara aktif, salah satunya ialah dengan mengelola
Instagram. Penelitian ini berjenis kuantitatif explanatif dan menggunakan metode
survei. Survei dilakukan kepada 291 orang followers @posindoneia.ig. Hasil dari
penelitian ini menunjukan bahwa 19,4 % brand awareness Pos Indonesia
dipengaruhi oleh konten instagram. Hal ini berupakan temuan yang cukup unik,
karena Pos Indonesia sebagai senior dalam bidang jasa pengiriman barang
mendapatkan awareness yang cukup rendah.