Abstract :
Media sosial kini bukan hanya sebagai alat komunikasi, melainkan sebuah cara
baru yang efektif untuk menjalankan suatu bisnis dan pemasaran. Melalui media
sosial, dapat memfasilitasi dengan membantu dalam berkomunikasi dan
melakukan pemasaran lebih mudah kepada banyak orang tanpa dibatasi oleh
ruang dan waktu. Berdasarkan Internet World Stats, kini Indonesia mencapai
266,794,980 juta penduduk dengan pengguna internet sebanyak 143,260,000 juta
per Desember 2017. Dan kini Indonesia menduduki peringkat ke tiga sebagai 10
negara dengan pengguna Instagram terbesar pada Januari 2018, yaitu 53 juta
pengguna aktif Instagram. Kemajuan media sosial juga membawa perubahan pada
bisnis industri kosmetik di Indonesia, yang saat ini industri kosmetik nasional
mengalami kenaikan sebesar 20% atau empat kali lipat pada 2017. Industri
kosmetik di Indonesia bertambah sebanyak 153 perusahaan pada 2017, sehingga
kini jumlahnya dapat mencapai lebih dari 760 perusahaan. Hal ini membuat
penulis tertarik untuk menganalisis strategi social media marketing pada
Madformakeup.co yang bergerak di industri kosmetik, dan menggunakan
Instagram sebagai strategi marketing atau pemasarannya. Dalam skripsi ini,
metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode studi kasus dengan
pendekatan kualitatif dan menggunakan paradigma post-positivism. Pengumpulan
data yang dilakukan adalah melalui wawancara kepada Shirley Oslan dan Tony
Tan selaku founder Madformakeup, observasi, dan studi dokumen sebagai data
sekunder. Dalam penelitian ini, dapat dipahami bahwa Madformakeup.co
memanfaatkan Social Media Marketing Strategy (L. Meghan Mahoney ? 2017)
sebagai strateginya untuk melakukan pemasaran melalui Instagram dan
membentuk brand awareness.