Institusion
Universitas Multimedia Nusantara
Author
Gemilang, Muhammad Hafizh
Subject
NX650-694 Special subjects, characters, persons, religious arts, etc.
Datestamp
2019-06-13 03:24:06
Abstract :
Rizieq Shihab yang merupakan ketua Front Pembela Islam (FPI) menjadi
sosok yang paling banyak dicari sepanjang 2017 menurut BBC Indonesia.
Sosoknya sebagai pemimpin FPI ini, digadang-gadang menjadi aktor
dibalik kemenangan pemimpin muslim dan kebangkitan umat Islam saat
Pilkada DKI 2017 berlangsung. Naas, pasca Pilkada DKI 2017, sosoknya
terlibat kasus dugaan percakapan mesum dan hingga penelitian ini selesai
kasus ini tidak kunjung selesai.
Penelitian ini dilakukan sepanjang periode 19 April hingga 3 Mei 2017,
karena merupakan satu minggu sebelum dan sesudah Rizieq Shihab pergi
dari Indonesia untuk melakukan ibadah Umroh dan hingga penelitian ini
selesai sosoknya belum kembali ke Indonesia untuk memenuhi panggilan
Polisi.
Dalam penelitian ini, peneliti memiliki tujuan untuk melihat bagaimana
proses pembingkaian tokoh yang dilakukan oleh Republika dan Suara
Pembaruan terhadap sosok Rizieq Shihab selama periode penelitian
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan
model analisis framing Robert Entman.
Adapun hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan yang cukup kontras
antar kedua media. Di mana Republika cenderung tidak membahas kasus
dugaan percakapan mesum Rizieq Shihab dengan Firza Husein dan Suara
Pembaruan justru lebih dari sekali memberitakan kasus tersebut. Selain itu,
Republika memberitakan sosok Rizieq Shihab sebagai tokoh penting di
balik kebangkitan Umat Islam, sedangkan Suara Pembaruan memberitakan
sosoknya sebagai pelaku ceramah provokatif dan mangkir dari panggilan
polda.