Abstract :
Pernikahan antar budaya khususnya antar warga Indonesia dengan warga
negara asing mengalami peningkatan. Hal ini tak lepas dari beberapa situasi kondisi
dan kemajuan teknologi internet untuk bertemu dan berinteraksi Dalam hubungan
perkawinan pada pasangan antar budaya sering kali menimbulkan berbagai konflik.
Maka dari itu penting sekali bagi pasangan beda budaya untuk mampu mengelola
konflik tersebut secara baik dan juga dengan melihat juga perbedaan yang terdapat
pada budaya mereka masing-masing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai masalah komunikasi
antar budaya pada pasangan pernikahan beda budaya Tionghoa dan Warga Negara
Filipina dan strategi manajemen konflik dalam pernikahan antarbudaya pasangan
budaya Tionghoa dan Warga Negara Filipina.
Penelitian ini menggunakan teori Face Negotiation, metode studi kasus, dan
pendekatan kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif dan menggunakan berbagai
macam konsep antara lain yaitu Komunikasi Antar Budaya, Pernikahan Antar
Budaya, Budaya dan Konflik dan Manajemen Konflik.
Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa penyebab konflik pada
pasangan pernikahan antarbudaya Tionghoa dan Filipina mencakup pola
komunikasi, pola asuh anak dan cara merespon konflik. Dalam pengelolaan konflik
pada pasangan pernikahan antarbudaya Tionghoa dan Filipina menggunakan Win-
Win and Win-Lose Strategies.