Abstract :
Perkembangan industri MICE di Indonesia yang sedang meningkat pesat
menarik PT. Indonesia Internasional Expo (IIE) dalam melihat peluang dengan
melakukan menyelenggarakan event Pekan Raya Indonesia, yang di kelola secara
langsung oleh IIG Events selaku event organizer dari PT. IIE. Terbilang sukses di
tahun 2016, IIG Events kembali menyelenggarakan Pekan Raya Indonesia di tahun
2017. Penyelenggaraan event Pekan Raya Indonesia di tahun kedua ini menjadi awal
yang melatarbelakangi penelitian yang berjudul ?Strategi Event Manajemen Dalam
Meningkatkan Minat Berkunjung (Studi kasus : Pekan Raya Indonesia 2017) ?.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Event Management sebagai
strategi komunikasi pemasaran pada penyelenggaraan event Pekan Raya Indonesia
2017 dalam meningkatkan minat berkunjung. Paradigma pada penelitian ini
menggunakan paradigm post positivistik dengan metode kualitatif deskriptif, metode
pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara, pengumpulan
dokumen, dan studi kepustakaan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data
Robert K. Yin yaitu teknik penjodohan pola dan teknik uji keabsahan data yaitu uji
validitas konstruk dan uji reliabilitas.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan Event Pekan Raya Indonesia
menerapkan strategi perencanaan penyelenggaraan event yang didasarkan pada
konteks bauran public relations yaitu publications, event, news, community
involvement, inform or image, dan social responsibility meliputi penyediaan konten
acara, rencana operasional, serta aktivitas publikasi dan promosinya. Pekan Raya
Indonesia menggunakan tahapan strategi komunikasi pemasaran seperti SWOT
analysis, target market analysis, marketing strategy, competitive strategy dan riset
untuk mengumpulkan informasi terkait target audience, event sejenis, dan channel ?
channel yang relevan sebagai tools komunikasi pemasaran untuk mencapai tujuan
yang ditargetkan melalui aktivitas seperti advertising, direct response
communication, digital interactive communication, sales promotion, public relations,
experiental marketing, dan personal selling. Mengacu pada hasil riset terhadap
exhibitor dan pengunjung, Pekan Raya Indonesia melakukan evaluasi yang
didasarkan pada persentase tingkat kepuasan terhadap konten acara, booth, jangkauan
media yang digunakan, dan intensitas keinginan untuk berkunjung kembali sebagai
indikator untuk mengetahui terkait minat melakukan kunjungan.