Abstract :
Dari banyak model CSR, Community Volunteering memiliki pendekatan yang
berbeda karena perlunya keterlibatkan aktif dari stakeholders. Oleh karena itu
strategi komunikasi CSR yang dilakukan tentu berbeda, baik pada stakeholder
internal maupun eksternal. Kompas Gramedia merupakan salah satu perusahaan
yang saat ini sedang mengaplikasikan kegiatan Community Volunteering CSR
dengan mengajak serta melibatkan karyawan untuk memperhatikan isu rendahnya
kecakapan bahasa Inggris masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan melalui kegiatan
CSR KG English Club yang kemudian menarik minat peneliti untuk mengkaji
bagaimana strategi komunikasi CSR yang dirumuskan dan dilakukan oleh
Corporate Communication Kompas Gramedia dalam CSR tersebut.
Penelitan kualitatif ini menggunakan paradigma post-positivistik dengan
metode studi kasus. Data-data mengenai strategi komunikasi CSR KG English Club
diperoleh melalui wawancara dengan narasumber perusahaan dan praktisi CSR
serta studi dokumen yang relevan dengan penelitian ini. Untuk menjaga validitas
dan keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi data. Hasil data yang
dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode analisis data dari Robert K. Yin.
Dari hasil peneltian, peneliti menemukan bahwa dalam perumusan dan
pelaksanaan strategi komunikasi CSR program KG English Club, Corporate
Communication Kompas Gramedia telah menerapkan empat proses manajemen
strategi PR: Defining Problem, Planning and Programming, Action and
Communication dan Evaluation. Kegiatan dimulai dengan riset internal dan
eksternal untuk menganalisis situasi yang ada. Kemudian pada tahap perencanaan
perusahaan mulai memetakan stakeholder yang terlibat, dan merumuskan tujuan
komunikasi untuk tiap stakeholder. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan
menggunakan berbagai desain pesan dan media yang sesuai dengan tiap
stakeholder. Setelah dilaksanakan pada periode pertama, evaluasi dilakukan dengan
cara melihat berbagai kendala dan pencapaiannya dalam mensukseskan
pelaksanana kegiatan CSR ini.