Abstract :
Saat ini seringkali ditemukan adanya diskriminasi representasi perempuan dalam
media. Tepatnya, mengenai tubuh perempuan yang dijadikan objek seksual dari
kepuasan tatapan laki-laki (male gaze). Hal ini diawali dengan adanya feminis
psikoanalisis yang di dalamnya terdapat kecemburuan perempuan terhadap lakilaki
yang memiliki penis. Dikarenakan perempuan tidak akan pernah mempunyai
penis, akhirnya perempuan berusaha sebaik mungkin agar menjadi sesuatu yang
dicintai oleh laki-laki. Banyak media yang sangat memperhatikan fenomena ini
dan berusaha untuk menjadi pelindung para perempuan. Khususnya media
perempuan. Sayangnya, ternyata label dirinya tidak sepenuhnya diaplikasikan
dalam setiap kontennya. Misalnya Gogirl!, walaupun dalam visinya ia mengakui
kepercayaannya terhadap feminis, ternyata peneliti masih menemukan hal-hal
yang tidak feminis dalam kontennya. Oleh karena itu, peneliti membuat penelitian
yang berjudul ?Representasi Tubuh Perempuan dalam Gogirl!?. Tujuannya untuk
mengetahui cara Gogirl! merepresentasikan tubuh perempuan. Khususnya dalam
menjadikan laki-laki sebagai subjek. Konsep yang digunakan peneliti adalah
representasi dan tubuh perempuan, male gaze, dan konsep normalisasi. Kemudian,
Peneliti menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Caranya dengan
menganalisis teks-teks yang ada di dalam artikel-artikel Gogirl!. Di dalamnya
peneliti akan menganalisis tanda denotasi, konotasi, dan juga mitos menggunakan
tabel Roland Barthes. Lewat penelitian ini, peneliti menemukan bahwa masih
adanya unsur ketidakfeminisan yang dimiliki oleh Gogirl!. Lewat artikelartikelnya,
Gogirl! mengajak perempuan untuk memiliki penampilan dan sikap
yang diinginkan oleh laki-laki.