Abstract :
Beberapa tahun terakhir tingkat kunjungan wisatawan asing di Indonesia meningkat
secara signifikan hal tersebut di dukung oleh pemerintah Indonesia yang memiliki
program prioritas yaitu meningkatkan kunjungan wisatawan asing, sehingga tingkat
hunian hotel-hotel di seluruh Indonesia juga relatif meningkat. Pemerintah
Indonesia memiliki program prioritas yaitu meningkatkan kunjungan wisatawan
asing. Dengan hal ini hotel di Indonesia harus mempunyai karyawan yang
berpotensi untuk melayani tamu yang menginap.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari
extrinsic reward terhadap motivation, extrinsic reward terhadap normative
commitment dan motivation terhadap normative commitment pada karyawan Hotel
Santika Premiere ICE BSD City. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
dengan metode non-probability. Melalui teknik judgemental sampling,
pengumpulan data primer diperoleh dari penyebaran kuisioner kepada karyawan
Hotel Santika Premiere ICE BSD City. Data yang sudah terkumpul dioleh dengan
menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan dari
motivation terhadap normative commitment dengan hasil standard coefficient 1.072
dan p-value 0.010, terdapat pengaruh positif dan signifikan dari extrinsic reward
terhadap motivation dengan standar coefficient 0.842 dan p-value 0.000, dan yang
terkahir terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan dari extrinsic reward
terhadap normative commitment dengan hasil standar coefficient -0.016 dan pvalue
0.963.
Saran dari penelitian ini adalah perusahaan diharapkan meningkatkan extrinsic
reward dengan memperhatikan sistem gaji dan bonus di dalam perusahaan,
perusahaan diharapkan dapat meningkatkan motivation dengan memberikan
apresiasi atau feedback positif maupun negatif untuk meningkatkan kinerja
karyawan, dan di dalam penelitian ini extrinsic reward bukan menjadi faktor utama
untuk meningkatkan normative commitment di dalam perusahaan.