Abstract :
Muslim dapat dikatakan sebagai penduduk mayoritas di dunia, untuk di Indonesia sendiri
populasi penduduk muslim merupakan populasi yang terbesar, dengan begitu kehidupan
penduduk muslim sangat berpengaruh penting dalam masyarakat. Terutama untuk
mengkonsumsi produk halal yang merupakan kewajiban umat muslim sesuai dengan syariat
yang telah ditentukan, yang membuktikan bahwa permintaan terhadap produk halal telah
mengalami peningkatan. Dalam memilih suatu produk konsumen pasti dipengaruhi dengan
beberapa faktor seperti sikap diri sendiri (attitude toward), pengaruh lingkungan (subjective
norm), dan penilaian seseorang terhadap suatu brand (brand image), serta peran lingkungan
sekitar (subjective norms) yang membentuk sikap seseorang terhadap suatu produk yang akan
dipilih (attitude towards). Sertifikasi halal itu sendiri pada umumnya terletak pada makanan
atau kosmetik karena merupakan hal yang berhubungan langsung dengan diri manusia.
Namun untuk saat ini, adanya sertifikasi halal pada bidang fashion. Fashion tersebut juga
merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Perkembangan fashion muslim di Indonesia
yang besar membuat salah satu brand fashion muslim yaitu Zoya tertarik untuk mendaftarkan
produk hijab nya dengan sertifikasi halal. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui apakah
subjective norms mempengaruhi attitude towards dalam produk Halal, serta peran attitude
toward, subjective norms, dan brand image mempengaruhi purchase intention pada Zoya
Hijab.
Penelitian menggunakan metode kuantitaif dengan menyebarkan kuesioner kepada 151
responden. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan structural equation modelling (SEM)
dengan bantuan perangkat lunak LISREL versi 8.8. Hasil penelitian menunjukan terdapat
hubungan positif antara attitude toward, subjective norms, brand image terhadap purchase
intention.