Abstract :
Maskulinitas menjadi isu yang tidak ada habisnya di jaman modern ini. Semakin
berkembangnya teknologi dan globalisasi, maka paham akan maskulinitas
tersebut juga berkembang. Pandangan kaku akan maskulinitas yang dekat dengan
kekuasaan, keberanian dan dominasi laki-laki sudah semakin terhimpit di zaman
sekarang. Gerakan-gerakan yang menolak maskulinitas kaku yaitu feminisme
mulai bermunculan. Gerakan-gerakan tersebut bukan hanya bermunculan dari
kalangan perempuan melainkan juga dari kalangan laki-laki. Di dalam film, citracitra
maskulinitas tersebut dapat tercerminkan melalui setiap karakternya. Film
Baba sangat lekat dengan unsur laki-lakinya karena di dalamnya terdapat tiga
karakter laki-laki dalam satu keluarga yang memiliki caranya sendiri untuk
menunjukkan jati diri mereka sebagai laki-laki. Seorang sutradara memiliki
caranya sendiri sesuai teori untuk menentukan cara yang tepat dalam
menggambarkan maskulinitas di dalam film terutama dalam film Baba .Dengan
menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pencarian teori, penerapan dan
analisisnya melalui studi kasus yaitu berupa film Baba maka, penelitian ini
bertujuan untuk menentukan teknik penyutradaraan yang tepat untuk
menggambarkan maskulinitas karakter.