Abstract :
Meningkatnya industri makanan di Indonesia setiap tahunnya mengalami
kenaikan yang signifikan. Salah satu bisnis makanan yang mengalami kenaikan
adalah bisnis coklat. Pada tahun 2013, banyak pemain bisnis coklat baru yang
mulai bermain di bisnis ini. Salah satunya adalah PT. CERES Bandung yang
memproduksi Coklat Ritz. Coklat Ritz ini terbilang sangat unik dan berani
melakukan inovasi, karena coklat ini didesain berbeda dengan pesaingnya. Untuk
kemasan coklat biasanya hanya dikemas dengan box atau plastik, tetapi Coklat
Ritz ini dikemas dengan botol bir plastik berwarna hijau.
Permasalahan dalam penelitian ini diajukan untuk mengetahui purchase
intention calon konsumen produk Coklat Ritz apakah dipengaruhi oleh attitude
toward visual packaging design dan individual perception (perceived product
quality dan perceived product value). Model teoritis penelitian dalam penelitian
ini disampaikan dengan 5 hipotesis yang akan diuji menggunakan Structural
Equation Model. Sampel penelitian ini adalah 115 responden ibu rumah tangga
dengan usia 35-50 tahun yang sudah mengetahui Coklat Ritz dan belum pernah
membelinya. Sebuah kuesioner didesain untuk mengumpulkan informasi dari para
calon konsumen Coklat Ritz.
Hasil analisis menunjukkan bahwa attitude toward visual packaging design
memiliki pengaruh terhadap perceived product quality dan purchase intention,
serta perceived product quality memiliki pengaruh positif terhadap perceived
product value. Sedangkan perceived product value dan perceived product quality
tidak memilik pengaruh terhadap purchase intention.