Abstract :
Letak geografis Indonesia yang berada di cincin api (ring of fire)
menjadikan hampir seluruh wilayah Indonesia rawan bencana. Dampak dari
bencana selain banyaknya korban meninggal atau hilang juga kerusakan fisik
seperti rumah dan fasilitas umum. Bencana di Indonesia bisa terjadi sewaktuwaktu,
dan dibutuhkan adanya upaya penanggulangan bencana baik pada tahap pra
-krisis kesehatan, tanggap darurat, serta pasca-krisis. Pada tahap pra-krisis
kesehatan perlu adanya perencanaan penanggulangan krisis kesehatan, seperti
pelatihan dan pendidikan sumberdaya manusia (relawan dan ahli) agar siap dan
siaga menangani situasi darurat krisis kesehatan.
Dalam situasi bencana berskala besar, salah satu masalah yang timbul
adalah hilangnya / ketidaksediaan pelayanan kesehatan, sedangkan kesehatan
adalah hak asasi manusia yang harus terpenuhi walaupun dalam situasi bencana,
termasuk hak kesehatan reproduksi. Ilustrasi diataslah yang menjadikan penulis
memilih topik ?Perancangan Buku Panduan Kesehatan Maternal dan Neonatal
Pasca Bencana?, yang diharapkan kedepan akan dapat menjadi sumber informasi
dan pedoman kesehatan maternal dan neo-natal yang seringkali tidak diprioritaskan
pada masa bencana.
Dalam Perancangan Buku panduan Kesehatan Maternal dan Neo-natal,
Penulis menggunakan teori metodologi pengumpulan data Kothari dan
perancangan desain grafis yang ditulis oleh Landa, berisi media primer berupa buku
saku berilustrasi yang diharapkan dapat menjadi sumber edukasi para relawan.