Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan dari kondisi keuangan
perusahaan, return on assets, opini audit tahun sebelumnya, debt to total assets,
ukuran perusahaan dan reputasi auditor terhadap penerimaan opini audit going
concern. Kondisi keuangan yang diukur dengan Revised Altman Model, debt default
yang diukur dengan debt to total assets dan ukuran perusahaan diukur dengan natural
logaritma dari total assets.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2009?2012 yang telah diaudit dan
dipublikasikan. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling.
Berdasarkan kriteria?kriteria tertentu yang telah ditentukan penulis, maka diperoleh
52 sampel. Metode yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel
adalah metode regresi logistic untuk uji hipotesis, tabel -2 Log Likelihood untuk
menilai model fit, Menilai Hosmer and Lemeshow untuk kelayakan model, klasifikasi
tabel untuk menilai ketepatan model.
Setelah dilakukan analisis data berdasarkan keenam variabel, maka didapatkan hasil
penelitian bahwa variabel opini audit tahun sebelumnya mempunyai pengaruh
signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. Sedangkan kondisi
keuangan return on assets, debt default, ukuran perusahaan dan reputasi auditor tidak
berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern.
Hasil penelitian menilai model fit 62.144 lebih besar 2.447, kelayakan model regresi
sebesar 0.984, menguji koefisien determinan sebesar 0.942, menilai ketepatan model
keseluruahan sebesar 98.1%