Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
Tri Listiyani , 1402908168
Subject
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Datestamp
2011-12-06 08:17:06
Abstract :
Listiyani, Tri, 2010, Penerapan Model Pembelajaran Konstruktivisme dalam Meningkatkan
Hasil Belajar IPA Materi Energi Gerak Kelas III SD Negeri Pabuaran Kecamatan
Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas
Negeri Semarang. Pembimbing 1. Mur Fatimah, S.Pd, M.Pd. 2. Drs. Teguh Supriyanto,
M.Pd.
Kata Kunci : Pembelajaran Konstruktivisme, Hasil Belajar, Energi Gerak.
Hasil belajar siswa Kelas III SD Negeri Pabuaran Kecamatan Bantarbolang Kabupaten
Pemalang belum optimal. Nilai yang diperoleh siswa masih di bawah Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM). Untuk meningkatkan hasil belajar, maka penulis menerapkan model
pembelajaran konstruktivisme. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: ?Bagaimana
penerapan model pembelajaran konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar IPA Kelas III
SD Negeri Pabuaran pada materi energi gerak??
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran
konstruktivisme. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas III SD Negeri Pabuaran dengan jumlah
48. Penelitian terdiri dari dua siklus. Siklus I terdiri dari 3 pertemuan, 2 pertemuan untuk
pembelajaran dan 1 pertemuan untuk tes formatif. Siklus II terdiri dari 3 pertemuan, 2 pertemuan
pembelajaran dan 1 pertemuan digunakan untuk tes formatif. Untuk mengumpulkan data
penelitian menggunakan lembar pengamatan dan tes formatif. Indikator keberhasilannya yaitu
jika rata-rata kelas minimal 65, persentase tuntas belajar klasikal minimal 75%, keterlibatan
siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran melalui model pembelajaran konstruktivisme
minimal 75%, dan performansi guru minimal 70.
Hasil belajar siswa pada siklus I belum memenuhi kriteria yang ditetapkan, yang
mendapat nilai ? 65 ada 34 siswa (71%). Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa pada siklus I
menunjukkan bahwa, siswa yang aktif baru 33 atau sekitar 70%, sedangkan nilai performansi
guru sudah cukup baik yaitu 71,01. Hasil belajar siswa pada siklus II menunjukkan peningkatan
yaitu, dari 48 siswa yang mendapat nilai ? 65 ada 41 siswa atau sekitar 85%, siswa yang aktif
menjadi 41 siswa atau sekitar 85%, dan nilai performansi guru adalah 83,18.
Simpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran konstruktivisme
dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi energi gerak di kelas III SD Negeri Pabuaran
Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.
Disarankan pada guru untuk menciptakan pengalaman-pengalaman belajar yang dapat
membantu siswa untuk memberi makna terhadap konsep-konsep atau pengetahuan yang sedang
dipelajari, yakni dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme.