DETAIL DOCUMENT
PENYUSUNAN ANGGARAN ARUS KAS (CASH FLOW) PADA PT P3B JB JAWA TENGAH DAN D.I.YOGYAKARTA. PLN (PERSERO)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
Deny Aditya Noviyanto, 7250307041
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2011-12-15 02:12:10 
Abstract :
SARI Deny Aditya Noviyanto. 2010. Penyusunan Anggaran Arus Kas (Cash Flow) pada PT. PLN (Persero) P3B JB Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang Kata kunci : Penyusunan Anggaran Arus Kas Anggaran merupakan suatu rencana finansial yang menyatakan berapa biaya atas rencana-rencana yang dibuat (pengeluaran/belanja) dan berapa banyak dan bagaimana caranya memperoleh uang untuk mendanai rencana tersebut (pendapatan). Anggaran harus bisa memenuhi kriteria : merefleksikan perubahan prioritas kebutuhan dan keinginan masyarakat, dan menentukan penerimaan dan pengeluaran departemen-departemen pemerintah, pemerintah propinsi atau daerah. Subjek kajian dilakukan oleh penulis pada PT. PLN (Persero) P3B Jawa Tengah Dan D.I. Yogyakarta. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah prosedur penyusunan anggaran arus kas pada PT. PLN (Persero) P3B Jawa Tengah Dan D.I. Yogyakarta?. Setelah data dikumpulkan akan di analisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah PT PLN (Persero) P3B JB Jawa Tengah dan DIY. Objek yang dikaji dalam penelitian ini adalah Penyusunan Anggaran Arus Kas (Cash Flow) pada PT. PLN (Persero) P3B JB Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode `deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur Penyusunan Anggaran Arus Kas (Cash Flow) pada PT. PLN (Persero) P3B JB Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dalam pelaksanaanya melibatkan beberapa 1. Penyusunan anggaran arus kas) berdasarkan/mengacu kepada RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan); 2. Metode yang digunakan dalam penyusunan anggaran arus kas adalah metode langsung (cash basic); 3. Dokumen yang digunakan adalah RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan), Proyeksi Neraca dan Laporan Rugi Laba, Surat Kuasa Kerja/Surat Kuasa Investasi, Daftar Siap Bayar/Daftar Lelang/kontrak, Saldo kas/bank maksimum, dan Kebijaksanaan manajemen; 4. Formulir yang digunakan adalah Rekapitulasi Arus Kas, Rincian Arus Kas, dan Formulir-formulir pendukung; 5. Fungsi yang terkait adalah perwakilan dari kantor-kantor distribusi PT. PLN (Persero) yang bekerjasama dalam menentukan anggaran yang diselenggarakan di kantor pusat PT. PLN (Persero); 6. Pengendalian intern yang digunakan adalah dengan memisahkan tugas, wewenang, dan tanggung jawab terhadap bagian yang terkait dalam penyusunan anggaran, yaitu Kepala divisi umum, Kepala divisi pendanaan, Kepala divisi perbendaharaan, Kepala divisi anggaran, Kepala unit /wilayah yang masing-masing memiliki tugas-tugas yang berbeda sesuai dengan bagiannya Saran yang dapat penulis berikan pada PT PLN (Persero) adalah Sebaiknya perlu adanya peningkatan prosedur penyusunan arus kas agar tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan laporan penyusunan arus kas supaya dari tahun ketahun semakin efektif dan Semua pengeluaran dan penerimaan harus di catat agar dapat dijadikan tuntunan penyusunan anggarn di tahun mendatang.  

File :
11854a.pdf
Institution Info

Universitas Negeri Semarang