Abstract :
C. Wiryanti. E-TA. 2010. Peningkatan Penguasaan Materi Batuan pada Pelajaran IPA dengan
Metode Inquiri Berbantuan KIT IPA pada Siswa Kelas V SD Negeri Maoslor 04. Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang.
Pembimbing Dra. Mintarsih Arbarini, M.Pd.
Kata kunci : Ilmu Pengetahuan Alam, Metode Inquiri dan KIT IPA
Salah satu tujuan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam adalah mengembangkan
pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep Ilmu Pengetahuan Alam yang bermanfaat dan
dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehubungan sengan tujuan tersebut pembelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam sebaiknya dilaksanakan secara inquiri ilmiah (scientific inquiri) untuk
menumbuhkan kemampuan berfikir, bekerja dan bersifat ilmiah serta mengkomunikasikannya
sebagai aspek penting dalam memperoleh kecakapan hidup. Berdasarkan hasil observasi awal
didapat informasi bahwa masih banyak materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang belum
dikuasai oleh siswa kelas V SD Negeri Maoslor 04 sehingga hasil yang diperoleh rendah , siswa
tidak tertarik dengan materi yang disampaikan guru, siswa bosan di dalam kelas, strategi dan
metode yang digunakan kurang relevan, alat peraga yang digunakan belum maksimal. Masalah
yang dikaji penelitian ini adalah penguasaan materi batuan, dan perubahan perilaku siswa
setelah diterapkan setelah diterapkan metode inquiri berbantuan KIT IPA. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan materi batuan, aktifitas guru dan siswa setelah
diterapkan metode inquiri berbantuan KIT IPA.
Penelitian ini dilaksanakan tiga tahap, yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II pada siswa
kelas V SD Negeri Maoslor 04 Maos, Cilacap pada semester 2 tahun pelajaran 2009/2010.
Metode yang digunakan adalah tindakan kelas yang meliputi dua siklus dengan menerapkan
metode inquiri berbantuan KIT IPA. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan
dan refleksi. Pengumpulan data pra siklus dengan teknik tes, sedangkan siklus I dan siklus II
menggunakan teknik tes dan non tes. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dan
kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA materi batuan dengan metode
inquiri berbantuan KIT IPA , nilai rata-rata materi batuan pada siswa mengalami peningkatan.
Skor rata-rata kelas pada tahap prasiklus sebesar 59,26 dan mengalami peningkatan sebesar 8,15
menjadi 67,41 pada siklus I. Kemudian pada siklus II, skor rata-rata kelas meningkat sebesar
9,26 menjadi 76.67.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode inquiri berbantuan KIT IPA mampu
meningkatkan penguasaan materi batuan. Dan disarankan kepada siswa untuk selalu berlatih dan
aktif dalam pembelajaran. Bagi guru, agar menggunakan metode inquiri berbantuan KIT IPA
dalam pembelajaran materi batuan. Bagi sekolah hendaknya selalu membantu dan mendukung
dalam pelaksanaan pembelajaran yang kreatif dan inovatif.