DETAIL DOCUMENT
KOLASE: PEMANFAATAN PELEPAH PISANG SEBAGAI MEDIA BERKARYA DUA DIMENSI PADA SISWA KELAS IX G SMP N 1 KESESI KABUPATEN PEKALONGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
Teguh Yulianto, 2401408014
Subject
LB1603 Secondary Education. High schools 
Datestamp
2013-10-31 17:33:06 
Abstract :
Tanaman pisang banyak ditemukan di lingkungan sekitar SMP N 1 Kesesi, namun hanya dimanfaatkan buah dan daunnya saja. Berdasarkan hal tersebut, Guru Seni Budaya SMP N 1 Kesesi memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase dalam pembelajaran seni rupa. Kolase merupakan salah satu teknik dalam berkarya seni dengan cara menempelkan bahan-bahan selain cat pada bidang datar. Penelitian ini mengkaji tiga permasalahan, yaitu: (1) bagaimana pelaksanaan pembelajaran seni rupa dengan memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase pada siswa kelas IX G SMP N 1 Kesesi?, (2) bagaimana hasil karya siswa kelas IX G SMP N 1 Kesesi dalam memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase?, dan (3) apa saja kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran seni rupa dengan memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase pada siswa kelas IX G SMP N 1 Kesesi? Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut: (1) pembelajaran ini dapat berguna sebagai pengenalan media berkarya dan penguasaan teknik kolase pada siswa dengan memanfaatkan pelepah pisang, namun perlu adanya suatu perencanaan yang tepat terkait dengan kompetensi dasar yang harus dicapai, (2) hasil karya dua dimensi teknik kolase pada siswa kelas IX G SMP N 1 Kesesi menunjukkan bahwa siswa telah dapat menerapkan teknik kolase dalam berkarya dua dimensi yang ditandai oleh persentase karya dengan kategori baik lebih besar dari persentase karya dengan kategori cukup, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran yakni berkenaan dengan alokasi waktu pembelajaran dan kendala yang dialami siswa dalam proses pembuatan karya. Saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: (1) guru hendaknya perlu menyusun perencanaan dan melaksanakan pembelajaran yang lebih baik lagi pada masa yang akan datang untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran, (2) guru perlu menetapkan kriteria penilaian yang tepat dalam melakukan evaluasi hasil karya siswa, dan (3) guru hendaknya memberikan tema yang lebih luas untuk memotivasi, menumbuhkan kreativitas, dan memberikan kebebasan berekspresi bagi siswa jika siswa telah mengenal dan menguasai media berkarya dua dimensi teknik kolase.  
Institution Info

Universitas Negeri Semarang