Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
Riski Arum Senjawati, 1201411040
Subject
Pendidikan Luar Sekolah, S1
Datestamp
2015-11-11 13:33:00
Abstract :
Motivasi warga belajar adalah dorongan yang terdapat pada warga belajar
baik kondisi fisik dan psikologis untuk mencapai tujuan tanpa memandang batas
usia. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi warga belajar dalam mengikuti
kejar paket C, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan penelitian ini (1)
untuk mendeskripsikan motivasi warga belajar dalam mengikuti pendidikan
kesetaraan program kejar paket C dan, (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang
mempengaruhi warga belajar dalam mengikuti pendidikan kesetaraan program
kejar paket C di PKBM Tunas bangsa Brebes.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi
penelitian di PKBM Tunas Bangsa Brebes. Data dikumpulkan melalui
wawancara, observasi, dan dokumetasi. Subjek penelitian 4 orang warga belajar
paket C, 1 orang tutor paket C, 1 orang pengelola PKBM dan 1 orang tokoh
masyarakat. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi
sumber. Metode analisis data : (1) reduksi data, (2) display data, dan (3) verifikasi
data.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) motivasi warga
belajar dalam mengikuti kejar paket C di PKBM Tunas Bangsa Brebes yaitu
keaktifan, kehadiran, kesiapan warga serta semanagat juangnya dalam mengikuti
paket C masih bisa dikatakan rendah, sarana dan prasarana yang memadai belum
maksimal. Warga belajar dalam mengikuti kejar paket C dengan harapan untuk
memperoleh ijazah setara SMA/MA, sebagai persyaratan pekerjaan, serta ingin
melanjutkan kuliah atau pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, (2) faktorfaktor
yang mempengaruhi motivasi warga belajar yaitu faktor internal kondisi
yang sehat antara jasmani dan rohani, faktor eksternal yaitu lingkungan sosial,
latar belakang keluarga, tingkat pendidkan orang tua, dan ekonomi. Bagi warga
belajar yang kurang mampu diberi keringanan biaya dalam mengikuti kejar paket
C, sehingga warga belajar lebih termotivasi dalam mengikuti kejar paket C.
Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah mengingat pentingnya
motivasi belajar agar para pegiat pendidik nonformal lebih memberikan
pemahaman terkait program paket C dan program pendidikan nonformal lainnya,
warga belajar lebih bersungguh-sungguh dalam mengikuti kejar paket C bukan
hanya semata-mata untuk mendapatkan ijazah setara SMA saja melainkan sebagai
kebutuhan belajar yang harus dipenuhi, warga belajar harus bisa membuktikan
bahwa walaupun hanya dengan mengikuti paket C mereka memiliki kemampuan,
kemandirian dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi.