Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
Asep Rakhmat Riyadi , 3401410054
Subject
HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Datestamp
2015-11-12 00:22:32
Abstract :
Penelitian ini membahas strategi hidup buruh porter Stasiun Tawang
Semarang, Di dalam hidup buruh porter yang berpenghasilan tidak menentu,
namun mereka masih menggeluti pekerjaan tersebut dengan cara melakukan
beberapa cara strategi hidup. Tujuan penelitian ini antara lain: (1) mengetahui
alasan yang melatarbelakangi seseorang dalam memilih pekerjaan sebagai buruh
porter di Stasiun Tawang (2) Mengetahui dan mendeskripsikan strategi hidup
buruh porter Stasiun Tawang Semarang
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian
di Stasiun Tawang Kota Semarang. Subjek dalam penelitian ini adalah buruh
porter yang bekerja di Stasiun Tawang dan masyarakat sekitar stasiun. Informan
utama dalam penelitian ini adalah buruh porter, dan informan pendukung adalah
masyarakat sekita Stasiun Tawang seperti kepala stasiun, pengguna jasa buruh
porter, penjual nasi kucing, tukang ojek, dan istri buruh porter. Teknik
pengumpulan data penelitian menggunakan observasi, wawancara dan
dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan atau verivikasi. Penelitian ini di analisis
menggunakan teori modal sosial dari Fukuyama yaitu Modal Sosial (Networking,
Trust, Reciprocal)
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) alasan buruh memilih pekerjaan
sebagai buruh porter adalah Aspek ekonomi, background keluarga buruh porter
umumnya adalah tergolong keluarga tidak mampu. Aspek pendidikan, tingkat
pendidikan buruh porter Di Stasiun Tawang Kota Semarang didominasi oleh
tingkat pendidikan yang rendah seperti hanya lulus sekolah dasar, bahkan tidak
menumpuh pendidikan. Aspek Sosial, buruh porter yang bekerja di Stasiun
Tawang kota Semarang disebabkan pekerjaan tersebut adalah disebabkan oleh
faktor lingkungan, dimana lingkungan mempengaruhi dalam pemilihan jenis
pekerjaan. (2) bentuk strategi hidup buruh porter yang digunakan seperti.
Berhutang, jaringan yang baik dan bekerja sambilan.Trust,
Simpulan dalam penelitian ini antara lain (1) Strategi hidup yang digunakan
oleh buruh porter dalam kehidupanya adalah menggunakan kepercayaan dengan
sesama buruh porter, jaringan yang digunakan buruh porter harus berjalan dengan
baik agar kehidupan mereka pun berjalan dengan baik sehingga akan
memunculkan sebuah solideritas yang kuat sesama buruh porter, hubungan timbal
balik di kehidupupan buruh porter sangatlah penting. Saran yang diajukan penulis antara lain (1) Bagi buruh porter agar organisasi
buruh porter perlu melakukan evaluasi tentang tarif dalam menggunakan jasa
buruh porter, dan memperbaiki kinerja kerja buruh tersebut, agar mendapatkan
penghasilan yang baik. (2) bagi pengelola Stasiun Tawang, perlunya
memperhatikan kehidupan buruh dan menjaga kordinasi dengan baik terhadap
buruh porter, agar tercipta sinergi antara Stasiun Tawang dan buruh porter. 3)
Bagi pengguna jasa buruh porter agar lebih menghargai tenaga kerja buruh porter
dalam memberi upah ketika menggunakan jasa tersebut.