Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
RINI DIAN PRASANTI, 1401409096
Subject
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Datestamp
2015-11-21 23:42:54
Abstract :
Keberhasilan suatu pembelajaran dapat diketahui melalui perolehan nilai
aktivitas dan hasil belajar siswa. Perolehan nilai siswa kelas IV SD Negeri Pendawa
01 Kabupaten Tegal pada pembelajaran SBK materi Jenis-jenis Unsur Tari Daerah
tahun pelajaran 2012/2013 menunjukkan belum mencapai keberhasilan. Hal ini terjadi
karena penyampaian materi masih berpusat pada guru yang cenderung menggunakan
metode ceramah dan peniruan. Guru perlu menerapkan metode pembelajaran yang
dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam
penelitian ini yaitu, ?Apakah penerapan teknik Modelling dapat meningkatkan
aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran SBK Seni Tari materi Jenis-jenis
Unsur Tari Nusantara pada siswa kelas IV SD Negeri Pendawa 01 Kabupaten Tegal??
Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Pendawa 01 Kabupaten
Tegal tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 26 orang. Desain penelitian yang
digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus,
meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari
dua pertemuan, di mana terdapat tes performansi setiap akhir siklus. Teknik
pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik tes dan non tes. Indikator
keberhasilan penelitian tindakan kelas ini, yaitu keaktifan belajar siswa dalam
kegiatan pembelajaran minimal 70%, nilai hasil belajar siswa mencapai standar KKM
yaitu minimal 66, dan persentase ketuntasan belajar klasikal minimal 80%, dan nilai
performansi guru minimal 71.
Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I, persentase aktivitas belajar siswa
sebesar 68,60%, rata-rata kelas hasil belajar siswa sebesar 69,49, ketuntasan belajar
siswa klasikal 66,67%, dan nilai performansi guru sebesar 74,83 termasuk kategori B.
Pada siklus II, persentase aktivitas belajar siswa sebesar 84,34%, rata-rata kelas hasil
belajar siswa sebesar 79,33, ketuntasan belajar siswa klasikal 80,77%, dan nilai
performansi guru sebesar 87,82, termasuk kategori A. Hal tersebut menunjukkan
adanya peningkatan, baik aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa maupun pada
performansi guru dari siklus 1 ke siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa penerapan teknik modelling dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar
siswa kelas IV SD Negeri Pendawa 01 Kabupaten Tegal. Selain itu, penerapan teknik
modelling juga dapat meningkatkan performansi guru dalam pembelajaran seni
budaya dan keterampilan khususnya seni tari. Saran yang dapat disampaikan penulis,
hendaknya guru selalu memberikan motivasi agar siswa mau berkreativitas dalam
proses belajar mengajar sehingga bakat yang dimiliki siswa dapat berkembang secara
optimal, salah satunya dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat sesuai
dengan materi yang diajarkan.