Institusion
Universitas Negeri Semarang
Author
Nitta Jayanti , 4401410095
Subject
GE Environmental Sciences
Datestamp
2016-01-26 11:19:16
Abstract :
Proses belajar mengajar di sekolah masih ditemui siswa yang tidak dapat meraih hasil belajar yang setara dengan kemampuan inteligensinya. Berdasarkan tes IQ yang telah dilaksanakan, ada sekitar 20% siswa yang mempunyai kemampuan inteligensi tinggi tetapi memperoleh hasil belajar yang relatif rendah, serta ada pula siswa yang walaupun kemampuan inteligensinya relatif rendah namun dapat mengelola emosi dan berkomunikasi dengan baik sehingga dapat meraih hasil belajar yang relatif tinggi. Oleh sebab itu, dalam proses belajar siswa keseimbangan antara kecerdasan inteligensi, emosional dan spiritual sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Emotional Quotient (EQ) dengan hasil belajar siswa domain kognitif, afektif dan psikomotor pada materi pengelolaan lingkungan.
Penelitian ini adalah penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 29 Semarang dan sampel yang digunakan adalah 71 siswa yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Data diambil dengan instrumen angket kuesioner, tes dan praktikum untuk kemudian dianalisis dengan uji korelasi.
Hasil dari uji korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan antara Emotional Quotient (EQ) dengan tiga domain hasil belajar siswa pada materi pengelolaan lingkungan dengan koefisien korelasi antara Emotional Quotient (EQ) dengan hasil belajar siswa domain kognitif yaitu sebesar 0,336, dengan hasil belajar siswa domain afektif sebesar 0,556 serta dengan hasil belajar psikomotor sebesar 0,381.
Hal ini berarti bahwa semakin tinggi Emotional Quotient (EQ), maka semakin baik pula hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotornya pada materi pengelolaan lingkungan.