Abstract :
Indonesia saat ini sedang mengalami darurat sampah, dimana sebagai salah satu negara berpenghasilan menengah ke bawah yang berada di kawasan Asia Timur dan Pasifik, Indonesia merupakan salah satu penyumbang timbulan sampah terbesar di dunia. Itu terjadi karena timbulan sampah adalah produk yang dihasilkan oleh pembangunan ekonomi, urbanisasi, dan pertumbuhan populasi. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan bukti empiris tentang keberadaan Hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC) untuk timbulan sampah di Indonesia dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan adanya timbulan sampah. Penelitian ini menggunakan metode Ordinary Least Square dengan data cross section terhadap 265 kabupaten/kota di Indonesia yang mengikuti Program Adipura pada Tahun 2018. Hasilnya adalah variabel pendapatan per kapita memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap jumlah timbulan sampah, sedangkan variabel kuadrat pendapatan per kapita, kepadatan penduduk, tingkat pendidikan, tingkat pengangguran dan dummy kabupaten/kota memiliki pengaruh terhadap timbulan sampah, namun tidak signifikansi. Penduduk berusia di atas 64 tahun memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap jumlah timbulan sampah. Selanjutnya, hipotesis EKC tidak terjadi di Indonesia, artinya jumlah timbulan sampah di Indonesia akan selalu bertambah berapapun tingkat pendapatan per kapita.