DETAIL DOCUMENT
Pola Konsumsi Pangan Provinsi Kalimantan Utara: Aplikasi Model Linear Approximation Almost Ideal Demand System ( LA AIDS )
Total View This Week0
Institusion
Universitas Padjadjaran
Author
Fadlan
Subject
 
Datestamp
2021-11-23 00:00:00 
Abstract :
Badan Ketahanan Pangan mengkategorikan Provinsi Kalimantan Utara ke dalam lima besar provinsi dengan angka rawan pangan tertinggi berdasarkan Laporan Kinerja Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Tahun 2018. Isu ini yang mendasari dilakukannya penelitian mengenai Pola Konsumsi Pangan di Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan pola konsumsi pangan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan serta menganalisis perubahan konsumsi pangan akibat perubahan harga, pendapatan, dan karakteristik sosial demografi rumah tangga di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan model Linear Approximation Almost Ideal Demand System (LA AIDS) dengan unit analisisnya adalah sampel rumah tangga hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Tahun 2018 (Susenas 2018) di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan 14 kelompok komoditi makanan yang terdapat pada Susenas 2018. Hasil dari pemodelan LA AIDS menunjukkan bahwa harga kelompok komoditi itu sendiri, harga kelompok komoditi lainnya memberikan pengaruh yang signifikan, baik pengaruh positif atau negatif terhadap pangsa pengeluaran konsumsi pangan di Provinsi Kalimantan Utara. Variabel sosial demografi, diantaranya jumlah Anggota Rumah Tangga (ART), wilayah tempat tinggal rumah tangga dan pendidikan Kepala Rumah Tangga (KRT) juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola konsumsi pangan rumah tangga di Provinsi Kalimantan Utara. Pemerintah selaku pihak yang bertanggung jawab dalam menjamin ketersediaan pangan dapat menggunakan informasi ini untuk membuat program kerja dan kebijakan strategis guna menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara. 

Institution Info

Universitas Padjadjaran