Abstract :
PT. Pindad (Persero) adalah perusahaan dalam negeri yang memproduksi kebutuhan alutsista negara, salah satu produk yang dihasilkan adalah kendaraan khusus. Agar proses produksi dapat selalu berjalan dengan lancar, maka perlu diperhatikan persediaan bahan baku kendaraan khusus untuk menghindari kemungkinan terjadinya kelebihan maupun kekurangan barang. Dalam kasus ini, yang diperhatikan adalah plat baja tahan peluru yang paling banyak digunakan dan merupakan prioritas utama yaitu BJ THN PLR HB 500#8x2485x8000 MM.
Dalam proses pemesanan plat baja tahan peluru ini terdapat adanya masa tenggang atau lead time yang dikarenakan oleh pengiriman barang dari luar negeri. Hal ini mengakibatkan terjadinya kebutuhan yang tidak tetap selama lead time yang berdistribusi uniform. Untuk menanggulanginya, penulis menghitung persediaan optimum pada saat melakukan pemesanan kembali atau reorder point yaitu sebanyak 35 lembar dan cadangan penyangga atau buffer stock sebanyak 12 lembar.