Abstract :
Persaingan di industri perbankan yang semakin ketat membuat setiap bank untuk memiliki strategi dalam mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasarnya. Demikian pula dengan Bank BCA yang harus bersaing dengan bank lainnya dalam hal Kredit Kepemilikan Rumah. Salah satu strategi tersebut adalah dengan “Merekâ€. Suatu merek yang terkenal akan memiliki brand equity (ekuitas merek) yang kuat. Ekuitas merek tersebut terdiri dari elemen brand awareness, elemen brand association, elemen perceived quality. Analisis terhadap ekuitas merek tersebut, dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui survei dengan kuesioner sebagai alatnya sehingga diperoleh berapa besar pengaruhnya terhadap keputusan permintaan kredit.
Hasil penelitian di kota Bandung dengan respondennya adalah para debitur KPR BCA sebanyak 300 responden, menunjukan bahwa untuk elemen brand awareness, brand association, perceived quality berada dalam kategori baik.
Dari hasil pengolahan menggunakan analisis jalur menunjukan bahwa elemen-elemen ekuitas merek KPR BCA berpengaruh terhadap keputusan permintaan kredit para debiturnya baik itu secara simultan maupun secara parsial. Hal ini dapat dijadikan bahan masukan bagi Bank BCA khususnya Kantor Kredit Konsumer Bandung, agar dapat terus mengelola ekuitas mereknya yang sudah ada.
Kata kunci: ekuitas merek, kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, keputusan permintaan kredit.