DETAIL DOCUMENT
KINERJA BAURAN PEMASARAN JASA BANK DALAM MEWUJUDKAN NILAI PELANGGAN UNTUK MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING PRODUK KREDIT MIKRO UTAMA BANK JABAR BANTEN (BJB) CABANG CILEGON
Total View This Week0
Institusion
Universitas Padjadjaran
Author
Gusman, Refly
Subject
 
Datestamp
2021-11-23 00:00:00 
Abstract :
Refly Gusman, 120820090536, “Kinerja Bauran Pemasaran Jasa Bank Dalam Mewujudkan Nilai Pelanggan Untuk Meningkatkan keunggulan Bersaing Produk Kredit Mikro Utama Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Cilegon”, dibawah bimbingan Prof. Dr. Sucherly, SE, MS dan Dr. Yevis Marty Oeman, SE.MS. Dewasa ini persaingan pada dunia perbankan semakin sulit, tidak hanya persaingan antar perbankan nasional namun banyak juga bank-bank asing yang mulai berlomba-lomba untuk berinvestasi di Indonesia. Hal ini menyebabkan persaingan semakin ketat, dapat kita bayangkan bank-bank asing dengan modal dan pengalaman besar tersebut masuk ke Indonesia dan bersaing dengan bankbank lokal untuk menghimpun dan juga menyalurkan dana ke masyarakat. Hanya bank yang mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan yang ada yang mampu bertahan. Nasabah dalam hal ini masyarakat merupakan faktor utama untuk perbankan, karena tanpa nasabah bank tidak mungkin dapat melanjutkan kegiatannya. Kinerja bauran pemasaran jasa bank pada bank bjb disinyalir belum maksimal, hal ini terlihat dari pencapaian, tingkat penyaluran kredit Mikro Utama tidak mencapai hasil yang menggembirakan. Berdasarkan data laporan perkembangan kredit Mikro Utama Bank BJB sampai dengan bulan Desember tahun 2013 pencapaian target penyaluran kredit Mikro Utama masih jauh dari sasaran yang ditetapkan. Penelitian ini dilaksanakan guna melihat kinerja bauran pemasaran jasa bank dalam mewujudkan nilai pelanggan untuk meningkatkan keunggulan bersaing. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variable tidak bebas. Variabel bebas terdiri dari 7 (tujuh) elemen bauran pemasaran jasa yaitu, (1) Produk, kredit Mikro Utama Bank BJB, (2) Harga, Bunga, provisi, asuransi, adm, dll, (3) Tempat, lokasi untuk melayani calon nasabah dalam menginformasikan atau bertransaksi, (4) Promosi, segala kegiatan yang dilakukan dalam rangka memasarkan produk Kredit Mikro Utama Bank BJB, (5) Orang/petugas (marketing, analis, officer), (6) Sarana Fisik, prasarana penunjang pemasaran, (7) Proses, Proses yang dilakukan dalam memasarkan hingga menyalurkan Kredit Mikro Utama. Sedangkan variable tidak bebas ialah nilai pelanggan (Customer Value) yang akan terlihat dari perbandingan manfaat berbanding biaya yang harus dikeluarkan. Penelitian bersifat deskriptif dan verifikatif. Teknik sampling yang digunakan ialah Simple random Sampling mengingat populasi bersifat homogen yaitu nasabah Bank BJB Cabang Cilegon yang telah memiliki fasilitas Kredit Mikro Utama, dengan jumlah responden sebanyak 92 orang sebagai sampel. Teknik pengumpulan data digunakan adalah studi kepustakaan, observasi, dan kuesioner. Untuk teknik perhitungan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden menganggap nilai pelanggan yang dimiliki Bank BJB dan Bank pesaing berada pada posisi yang sama yaitu parity customer value, Hal ini menunjukan dalam penerapan bauran pemasaran masih belum maksimal. Pengaruh terbesar dari variabel bauran pemasaran diberikan oleh produk dan proses terhadap nilai pelanggan. Dari segi proses dirasa penting dikarenakan kalangan pengusaha UKM umumnya memiliki pendidikan yang terbatas dan sangat membutuhkan kemudahan ekstra dalam memenuhi persyaratan kredit. Pihak bank sekiranya perlu melalukan perubahan pada produk secara berkesinambungan guna mengikuti perkembangan dunia usaha agar produk bank bjb akan selalu sesuai dengan kebutuhan konsumen. 

Institution Info

Universitas Padjadjaran