Abstract :
PT. Dirgantara Indonesia (Persero) yang juga dikenal sebagai PT.DI adalah salah satu perusahaan penerbangan dengan kompetensi inti dalam desain dan pengembangan pesawat, pembuatan struktur pesawat, produksi pesawat, dan layanan pesawat untuk sipil dan militer dari pesawat ringan dan menengah. Dalam bidang produksi, PT.DI memiliki pemasok bahan baku yang dijaga kualitas kinerjanya dengan melakukan penilaian secara rutin. Pada awalnya, penilaian kualitas kinerja pemasok merupakan variabel laten yang dibentuk oleh tiga indikator, yaitu kualitas barang, ketepatan waktu pengiriman barang, dan kelengkapan dokumen. Selanjutnya, terdapat indikator lain yang dinilai mampu menginterpretasikan kualitas kinerja pemasok yaitu indikator kuantitas barang. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis untuk mengetahui apakah kuantitas barang dapat ditambahkan menjadi indikator yang dapat mengukur komponen penilaian kualitas kinerja pemasok. Analisis statistika yang digunakan pada penelitian ini adalah Principal Component Analysis dengan Bootstrap. Metode ini dapat menghasilkan komponen penilaian kualitas kinerja pemasok dimana kondisi data non-normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kuantitas barang tidak relevan dalam mengukur penilaian kualitas kinerja pemasok, selain itu indikator ketepatan waktu pengiriman barang pun tidak relevan. Indikator kualitas barang dan kelengkapan dokumen relevan sehingga perlu diperhatikan.