Abstract :
Ultisols memiliki potensi besar sebagai lahan pertanian, meskipun Ultisols memiliki horizon argilik dan kejenuhan basa yang rendah (kurang dari 35%), yang menyebabkan tingginya fiksasi P sehingga ketersediaan P dalam tanah menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian partikel mikro terak baja terhadap pH, fiksasi P, dan P tersedia pada Ultisols. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai dengan April 2018. Ultisols berasal dari Citatah Padalarang, sedangkan terak baja diperoleh dari PT. Krakatau Steel Indonesia. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 11 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri atas perlakuan A (kontrol: tanpa terak baja); B (terak baja 5% ukuran 200 mesh); C (terak baja 1% ukuran 1,7µm); D (terak baja 2% ukuran 1,7µm); E (terak baja 3% ukuran 1,7µm); F (terak baja 4% ukuran 1,7µm); G (terak baja 5% ukuran 1,7µm); H (terak baja 6% ukuran 1,7µm); I (terak baja 7% ukuran 1,7µm); J (terak baja 8% ukuran 1,7µm); dan K (terak baja 9% ukuran 1,7µm). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh nyata pemberian partikel mikro terak baja terhadap peningkatan pH, penurunan fiksasi P, dan peningkatan P tersedia pada Ultisols. Dosis 1% terak baja dengan ukuran 1,7 µm mampu meningkatkan pH, menurunkan fiksasi P, dan meningkatkan P tersedia selama inkubasi 1 bulan pada Ultisols asal Citatah Padalarang secara nyata.