Abstract :
Karya sastra tidak akan pernah luput dari pengalaman-pengalaman yang terjadi di lingkungan masyarakat, baik yang dialami langsung oleh penulisnya maupun yang tidak dialami langsung oleh penulisnya. Skripsi ini hadir untuk mengkaji fenomena tersebut, khususnya mengenai hubungan karya sastra dengan lingkungan sosial penulis yang mempengaruhi pembuatan karya sastra.
Buku yang dijadikan objek penelitian ini adalah sebuah Autobiographische Erzӓhlung dari Christa Wolf yang berjudul “Was bleibtâ€. Ide cerita dari Erzӓhlung ini terisnpirasi dari kehidupan Christa Wolf sebagai kaum intelektual yang tinggal di DDR. Dimana selama tinggal di DDR ia mengalami pengawasan ketat dari polisi rahasia negara, STASI.
Metode yang digunakan adalah sosiologi sastra dengan cakupan kajian sastra sebagai cerminan masyarakat. Metode ini mengkaji hubungan karya sastra dengan lingkungan sosial pengarang pada saat pembuatan ceritanya. Artinya dalam penelitian ini penulis akan membandingkan keadaan kaum intelektual di DDR dan di dunia dengan gambaran keadaan kaum intelektual yang digambarkan oleh Christa Wolf dalam ceritanya. Hasil yang diperoleh dalam skripsi ini adalah : mengidentifikasi karakter dan tindakan yang dilakukan oleh kaum intelektual, mendeskripsikan peristiwa-peristiwa yang menimpa kaum intelektual dan menunjukan sarana estetika apa saja yang digunakan sebagai penggambaran keadaan kaum intelektual pada masa pemerintahan DDR.