Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produksi dan harga susu sebelum dan sesudah penerapan program Milk Collection Point di TPK Citere Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS), Pangalengan Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif secara purposive dengan kriteria produksi susu minimal 60 kg/peternak/15hari. Penelitian ini menggunakan data catatan produksi dan harga susu pada bulan Agustus 2016 sebagai data sebelum penerapan Milk Collection Point dan bulan Agustus 2017 sebagai data sesudah penerapan Milk Collection Point. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata produksi susu sebelum penerapan program Milk Collection Point sebesar 30,90±17,11 kg/peternak/hari dan 13,41±4,43 kg/induk/hari, serta rata-rata harga susu sebesar Rp 4.369,13±211,79/kg. Rata-rata produksi susu sesudah penerapan program Milk Collection Point sebesar 31,08±15,29 kg/peternak/hari dan 13,70±4,39 kg/induk/hari, serta harga susu sebesar Rp 4.786,22±164,31/kg. Penerapan program Milk Collection Point tidak mengubah produksi susu, tetapi dapat meningkatkan harga susu.